LPK - LKP BHASKORO - MAGANG JEPANG

LPK - LKP BHASKORO | MAGANG JEPANG

Perkembangan Revolusi Industri Dunia
sumber: Rasionalmedia.id

Perkembangan Revolusi Industri Dunia

2019-12-17 15:02:27 2019-12-17 15:02:27

Revolusi industri adalah perubahan yang terjadi secara besar-besaran pada cara manusia mengolah sumber daya dan memproduksi suatu barang. Awal mula revolusi industri terjadi antara 1750 – 1850 yang berdampak juga pada kondisi social, ekonomi dan budaya di dunia yaitu, terjadi perubahan di bidang pertanian, manufaktur, pertambangan, transportasi, dan teknologi.

Revolusi Industri 1.0

Abad ke-18 merupakan revolusi industri 1.0  dengan ditemukannya mesin uap di inggris yang digunakan untuk proses produksi barang. Mulanya peralatan kerja hanya bergantung pada tenaga manusia dan hewan akhirnya digantikan dengan mesin.

Tidak hanya memproduksi barang tetapi juga digunakan pada bidang transportasi. Pada tahun 1776 James Watt menemukan mesin uap yang lebih efisien dan murah dibanding mesin sebelumnya yang membuat bangsa Eropa dapat menjajah seluruh penjuru dunia dalam waktu yang lebih singkat.

Penjajahan, Pencemaran lingkungan akibat asap mesin uap dan limbah limbah pabrik merupakan beberapa dampak yang dihasilkan dari revolusi industri ini.

Revolusi Industri 2.0

Awal abad ke-20 adalah mulai terjadinya revolusi industri 2.0 dengan ditandainya penemuan tenaga listrik. Tenaga manusi yang digantikan dengan tenaga mesin uap tergantikan lagi oleh tenaga listrik.

Di akhir 1800-an, mobil mulai diproduksi secara massal. Produksi massal ini memakan banyak waktu untuk produksi karena system kerja yang tidak efisien, jika semua mobil hanya dirakit oleh satu orang yang ahli. sehingga pada 1913 tercipta " lini produksi " atau assembly line yang menggunakan " ban berjalan " atau conveyor belt  Hal ini membuat proses produksi berubah total karena untuk menyelesaikan satu mobil, tidak diperlukan satu orang untuk merakit dari awal hingga akhir. Para perakit mobil dilatih untuk menjadi spesialis yang mengurus satu bagian saja dan dengan bantuan alat alat yang menggunakan tenaga listrik yang membuat proses produksi lebih mudah dan murah dari pada tenaga uap.

dampak dari revolusi industry ini berpengaruh pada kondisi militer di perang dunia II. Adanya produksi massal (mass production) dimanfaatkan untuk membuat ribuan tank, pesawat, dan senjata. Hal ini mebuat Perubahan dari masyarakat agraris menjadi masyarakat industri.

Revolusi Industri 3.0

Pada revolusi industri kedua manusia masih sedikit berperan dalam proses produksi, tetapi pada revolusi industri ini manusia tidak lagi memegang peranan penting karena ditemukannya mesin yang dapat bergerak dan berpikir secara otomatis yaitu robot dan komputer. Setelah revolusi ini, abad industri pelan-pelan berakhir dan abad informasi dimulai.

Computer colossus merupakan computer pertama di era pperang dunia II sebagai mesin pemecah kode buatan Nazi Jerman. Setelah perang dunia ke II selesai teknologi komputer berkembang pesat yang memunculkan penemuan lainnya seperti semikonduktor, transistor, dan kemudian integrated chip (IC) yang membuat computer semakin canggih. Computer mulai banyak menggantikan posisi manusia sebagai operator dan pengendali lini produksi.

Revolusi Industri 4.0

Industri 4.0 yang saat ini sedang dirasakan adalah tren di dunia industri yang menggabungkan teknologi otomatisasi dengan teknologi siber. Istilah industri 4.0 berasal dari sebuah proyek dalam strategi teknologi canggih Pemerintah Jerman yang mengutamakan komputerisasi pabrik.

teknologi manufaktur sudah masuk pada tren otomatisasi dan pertukaran data. Hal tersebut mencakup sistem siber-fisik, internet of things (IoT), cloud computing, dan cognitive computing.

ekonomi, dunia kerja, bahkan gaya hidup. Telah banyak dipengaruhi oleh tren ini.karena pada tren ini banyak menanamkan teknologi cerdas yang dapat terhubung dengan berbagai bidang kehidupan manusia yang dapat menghadirkan

Tidak dapat dipungkiri, berbagai aspek kehidupan manusia akan terus berubah dan berkembang seiring dengan revolusi dan perkembangan teknologi yang terjadi. Setiap perubahan tersebut pastilah ada dampak negative dan positifnya.