LPK - LKP BHASKORO - MAGANG JEPANG

LPK - LKP BHASKORO | MAGANG JEPANG

5 Jenis Makanan dan Minuman Pemicu Kanker
Infografis Rasionalmedia - 5 Makanan dan Minuman Pemicu Kanker

5 Jenis Makanan dan Minuman Pemicu Kanker

2019-12-01 14:37:40 2019-12-01 14:37:40

Perkembangan sel kanker sedikit banyak dipengaruhi oleh gaya hidup kita sehari-hari, terutama pada asupan makanan dan minuman yang kita konsumsi. Beberapa dari makanan dan minuman yang kita konsumsi bisa saja memiliki zat karsinogenik, yaitu kata yang digunakan untuk menjelaskan zat yang dapat memicu kanker.

Karsinogen dapat merusak DNA dalam sel sehingga menyebabkan kelainan pada sel normal. Selain itu, karsinogen juga dapat menyebabkan kerusakan pada sel dan membuatnya membelah diri dalam waktu yang lebih cepat. Beberapa makanan diketahui mengandung senyawa yang bersifat karsinogenik. Berikut beberapa makanan pemicu kanker, mengutip dari berbagai sumber.
1. Gula dan karbohidrat olahan

Makanan dengan kandungan gula yang tinggi dan karbohidrat olahan diketahui dapat meningkatkan risiko kanker.
Sejumlah penelitian menemukan, pola makan yang menyebabkan kandungan gula pada darah melonjak tinggi bisa meningkatkan risiko terkena kanker, termasuk di antaranya kanker perut, payudara, dan usus besar.

Hasil penelitian lain menemukan, perkembangan kanker usus besar kian agresif pada orang yang gemar mengonsumsi makanan dengan kandungan karbohidrat olahan yang tinggi. Mereka dua kali lebih mungkin meninggal akibat kanker usus besar dibandingkan dengan mereka yang mengonsumsi makanan rendah karbohidrat. Dari sini, para ilmuwan menduga, gula darah dan insulin yang tinggi menjadi faktor risiko kanker. Healthline, insulin telah terbukti merangsang pembelahan sel dan membantu penyebaran sel kanker.
2. Daging olahan

Badan Internasional untuk Penelitian Kanker (IARC) mengklasifikasikan daging olahan sebagai makanan pemicu kanker karena kandungan senyawa karsinogen yang ada di dalamnya. Hal tersebut dapat dibuktikan dalam sejumlah penelitian. Salah satu studi menemukan, seseorang yang mengonsumsi daging olahan dalam jumlah besar mengalami peningkatan risiko kanker kolorektal. Selain itu, sebuah ulasan yang menganalisis 800 studi menemukan, konsumsi 50 gram daging olahan setiap hari-sekitar empat potong daging asap atau satu hot dog-dapat meningkatkan risiko kanker kolorektal hingga 18 persen.
3. Makanan terlalu matang

Memasak makanan pada suhu tinggi dapat menghasilkan senyawa berbahaya. Kelebihan senyawa berbahaya ini dapat berkontribusi pada peradangan yang berperan dalam perkembangan kanker.
Makanan tertentu, seperti makanan yang bersumber dari hewan, berpotensi menghasilkan senyawa berbahaya ini jika dimasak dalam suhu terlalu tinggi. Beberapa makanan pemicu kanker itu di antaranya daging merah, jenis keju tertentu, telur goreng, mentega, margarin, krim keju, mayones, minyak, dan kacang-kacangan.
4. Susu

Beberapa penelitian mengindikasikan peningkatan risiko kanker prostat akibat kebiasaan mengonsumsi susu.
Sebuah studi menganalisis 4 ribu pria dengan kanker prostat. Hasil menunjukkan, asupan susu murni dapat meningkatkan risiko perkembangan penyakit dan kematian.
5. Minuman beralkohol

IARC juga mengklasifikasikan minuman beralkohol sebagai minuman yang bersifat karsinogenik. Sejumlah penelitian juga telah menemukan bahwa semakin banyak konsumsi alkohol, semakin tinggi risiko kanker jenis tertentu seperti pada kepala, kerongkongan, hati, payudara, dan usus besar. Mengutip situs Cancer Center, tubuh yang memetabolisme alkohol dapat menghasilkan asetaldehida. Nama terakhir merupakan senyawa kimia yang dapat merusak DNA dan menyebabkan kanker.

disunting dari sumber: cnnindonesia